<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/rss2full.xsl" type="text/xsl" media="screen"?><?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css" type="text/css" media="screen"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>AgusHarian.com</title>
	
	<link>http://www.agusharian.com</link>
	<description>Writing n Self-Publishing • Writing by Heart | Publishing by Head</description>
	<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 09:50:21 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
	<language>en</language>
	<image>
<link>http://www.agusharian.com</link>
<url>http://www.agusharian.com/sa/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-56.ico</url>
<title>AgusHarian.com</title>
</image>
		<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/AgusHarian" type="application/rss+xml" /><feedburner:emailServiceId>2601295</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://www.feedburner.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Buku Lebih Laris, Ebook Lebih Menguntungkan</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~3/458212072/buku-lebih-laris-ebook-lebih-menguntungkan</link>
		<comments>http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/buku-lebih-laris-ebook-lebih-menguntungkan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 09:46:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harian</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Self-Publishing &middot; Buku]]></category>

		<category><![CDATA[Self-Publishing &middot; eBook]]></category>

		<category><![CDATA[Buku]]></category>

		<category><![CDATA[ebook]]></category>

		<category><![CDATA[penerbit]]></category>

		<category><![CDATA[penulis]]></category>

		<category><![CDATA[Self-Publishing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agusharian.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Buku bagi penulis adalah lencana kehormatan. Karenanya, belum lengkap rasanya menjadi penulis bila belum menulis dan menerbitkan paling tidak sebuah buku. Pada kenyataannya tak semua penulis menerbitkan buku. Tantangan pertama ada pada menulis itu sendiri. Lho kok bisa? Kan sudah jadi penulis. Iya, menulis buku berbeda dengan menulis artikel lepas. Menulis buku menuntut waktu dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-231" title="ebook" src="http://www.agusharian.com/sa/wp-content/uploads/2008/11/ebook.jpg" alt="" width="108" height="120" />Buku bagi penulis adalah <a href="http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/10-alasan-menulis-buku">lencana kehormatan</a>. Karenanya, belum lengkap rasanya menjadi penulis bila belum menulis dan menerbitkan paling tidak sebuah buku. Pada kenyataannya tak semua penulis menerbitkan buku. Tantangan pertama ada pada menulis itu sendiri. Lho kok bisa? Kan sudah jadi penulis. Iya, menulis buku berbeda dengan menulis artikel lepas. Menulis buku menuntut waktu dan kerja lebih. Tak sekadar menyatukan tulisan-tulisan lepas dalam satu jilid, seperti karya kliping artikel koran anak-anak SD. Tetapi dibutuhkan sebuah pemikiran utuh kala menulis buku.  Sehingga bagian tulisan yang satu dengan bagian yang lain jelas hubungannya dan menyatu. Yang dibutuhkan pada tahap ini adalah sebuah ide besar disamping keterampilan menulis yang telah dimiliki.<span id="more-242"></span></p>
<p>Tantangan berikutnya datang setelah naskah buku berhasil diselesaikan. Yaitu bagaimana menerbitkannya. Pilihan pertama biasanya adalah mengirimkan naskah tersebut ke penerbit. Masalahnya tidak semua naskah yang masuk ke penerbit akan diterbitkan. Hanya sebagian kecil saja yang diputuskan untuk diterbitkan. Keputusan penerbitanpun terkadang lama bahkan sangat lama. Beberapa bulan lalu saya dapat email dari seorang teman. Tulisnya, &#8220;<em>Aku menghubungi kamu untuk menawarkan menjadi penerbitku.  Soalnya, temen aku itu ngga ada update-nya kapan kepastian naskah ini naik cetak.</em>&#8221; Rupanya sang teman ini telah mengirimkan naskah ke penerbit tapi tak kunjung ada kabar. Padahal calon pembeli bukunya sudah antri menunggu.</p>
<p>Dari pada berlama-lama menunggu, ada solusi cepat yaitu dengan menerbitkan sendiri buku tersebut, istilah kerennya self-publishing. Dengan self-publishing, penulis mendapatkan kepastian penerbitan, keleluasaan dalam menulis dan keuntungan yang berlipat. Tetapi untuk melakukan self-publishing ini, seringkali penulis terkendala modal. Ambil contoh sebuah buku berharga jual Rp 30.000. Jumlah produksi 3.000 eksemplar. Biaya produksi/cetak 25% dari harga jual. Maka dibutuhkan setidaknya dana 22,5 juta rupiah untuk pengerjaan produksi. Bila penulis tak memiliki uang tabungan yang cukup untuk membiayai penerbitan atau tidak mendapatkan kemudahan dari percetakan atau bantuan pihak lain, maka ia akan berada dalam kesulitan.</p>
<p>Untung saja, ada jalan keluar yang gampang-gampang mudah. Menerbitkan buku dalam format elektronik, atau yang dikenal dengan ebook. Biaya-biaya produksi dan distribusi akan terpangkas besar-besaran. Bayangkan saja biaya produksi buku sebesar 22,5 juta rupiah dapat ditekan bahkan menjadi nol rupiah! Benar, saya tidak mengada-ada. Ebook itu bukanlah produk fisik. Ia produk digital yang bentuknya adalah file sebagaimana file-file yang ada di komputer kita. Berapa biaya yang Anda keluarkan untuk menulis sebuah file Word di komputer Anda? Sebesar itulah biaya pembuatan ebook. Dan karena wujud ebook berupa file, maka biaya distribusi juga dapat ditekan mendekati nol rupiah! Setiap pembeli ebook dapat membeli langsung ke penulis dan mendapatkannya dengan cara download. Bandingkan dengan distributor buku yang meminta diskon hingga 55% dari harga jual buku. So, apabila penulis mampu membuat sendiri ebook dan memasarkannya maka ia akan mendapat keuntungan hampir 100%.</p>
<p>Tetapi tunggu dulu, teman yang mengirim email tadi sebenarnya (akhirnya) telah menerbitkan naskah bukunya yang terkatung-katung dalam bentuk ebook. Tambahnya, &#8220;<em>Kamu benar, memang buku berupa cetakan memiliki nilai tersendiri, apalagi banyak calon pembeli yang SUPER GAPTEK, ngga tahu gimana cara donlod, cara pesen, bahkan cara TRANSFER! Do you believe it?  Padahal, banyak di antara mereka adalah mahasiswa. Pfffh&#8230;,&#8221; katanya dalam email. Tambahnya, &#8220;Keinginanku untuk menerbitkan dalam bentuk cetakan terutama adalah desakan dari mahasiswa.  Pernah aku dihubungi seorang mahasiswa Unas yang lagi nyusun skripsi.  Dia menemukan blog-ku dan mendapatkan referensi dari situ.  Referensi tentang bahasan &#8216;kriteria ide yang baik&#8217; tsb. hanya dia temui di blog-ku dan tidak bisa dia temukan di buku-buku yang udah published. Sewaktu dia nanya ke dosennya, bolehkah tulisan di blog jadi referensi?  Dosennya menjawab tidak, harus dari buku yang sudah published.  Dia jadi kebingungan.  Begitulah.  Bahkan eBook pun tidak diterima dosen tersebut.  Konyol?  Entahlah.</em>&#8221; Nah loh masih mau menerbitkan ebook?</p>
<p>Seorang peserta <a href="http://www.ayomenulis.com/selfpublishing/" target="_blank">Self-Publishing Workshop</a>, penulis produktif yang telah menelurkan 135 lebih judul buku, punya pengalaman menarik. Bukunya yang telah diterbitkan penerbit terkenal dan dijanjikan mendapat laporan penjualan tiap 3 bulan, ternyata sudah lebih dari 6 bulan tidak ada kabar penjualan. Dan banyak keluhan lain dari penulis pada penerbit selain keluhan klasiknya yang memprotes bagi hasil yang cuma 10% dari penerbit.</p>
<p>Memang, saat ini format ebook belumlah populer dan tidak dapat menggeser begitu saja tradisi membaca buku dengan menyentuh dan membolak-balikkan halamannya. Tapi tak ada salahnya bila para penulis mengetahui sejak awal perkara ebook ini. Sepertinya pasarnya akan membesar. Beberapa penulis telah memulai menjual ebooknya sendiri. Bahkan katanya ada yang telah mendapat miliaran rupiah dari ebook berbahasa Indonesia yang ditulis dan dijualnya. Benarkah?<br />
<h3>Artikel Terkait</h3>
<ul class="related_post">
<li><a href="http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/10-alasan-menulis-buku" title="10 Alasan Menulis Buku">10 Alasan Menulis Buku</a></li>
<li><a href="http://www.agusharian.com/catatan-harian/mengapa-saya-jadi-blogger" title="Mengapa Saya Jadi Blogger?">Mengapa Saya Jadi Blogger?</a></li>
<li><a href="http://www.agusharian.com/ayo-menulis/menulis-setiap-hari" title="Menulis Setiap Hari">Menulis Setiap Hari</a></li>
</ul>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~4/458212072" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/buku-lebih-laris-ebook-lebih-menguntungkan/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/buku-lebih-laris-ebook-lebih-menguntungkan</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Merumuskan Mimpi</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~3/438258364/merumuskan-mimpi</link>
		<comments>http://www.agusharian.com/belajar-dari-petuah/merumuskan-mimpi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 21:24:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harian</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Belajar dari Petuah]]></category>

		<category><![CDATA[film laskar pelangi]]></category>

		<category><![CDATA[giring]]></category>

		<category><![CDATA[laskar pelangi]]></category>

		<category><![CDATA[mimpi]]></category>

		<category><![CDATA[nidji]]></category>

		<category><![CDATA[perencanaan]]></category>

		<category><![CDATA[quotes]]></category>

		<category><![CDATA[rumus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agusharian.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[Eleanor Roosevelt, seorang diplomat dan istri presiden Amerika Serikat ke-32 Franklin D. Roosevelt, pernah berkata, &#8220;The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams.&#8221; Masa depan adalah milik mereka yang percaya akan keindahan mimpinya. Produk dan kesuksesan yang sekarang ada, mulai dari popok bayi hingga pesawat luar angkasa dan internet,  pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-189" title="dream" src="http://www.agusharian.com/sa/wp-content/uploads/2008/10/dream.jpg" alt="" width="150" height="125" />Eleanor Roosevelt, seorang diplomat dan istri presiden Amerika Serikat ke-32 Franklin D. Roosevelt, pernah berkata, &#8220;<em>The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams</em>.&#8221; Masa depan adalah milik mereka yang percaya akan keindahan mimpinya. Produk dan kesuksesan yang sekarang ada, mulai dari popok bayi hingga pesawat luar angkasa dan internet,  pada mulanya adalah mimpi. Dan apa yang besok akan kita temui tak lain adalah mimpi-mimpi saat ini. Seperti ungkapan populer dari Hasan Al-Banna, &#8220;Kenyataan hari ini adalah mimpi kemarin dan impian hari ini adalah kenyataan esok hari.&#8221;<span id="more-187"></span></p>
<p>Tapi tentu saja bukan mimpi sebarang mimpi. Menurut Eleanor tadi, mimpi yang indah dan dipenuhi keyakinan itulah yang akan menentukan masa depan. Tentang mimpi ini saya menemukan sebuah rumusan menarik. Ada yang bilang begini, &#8220;<em>A dream without a plan is just a wish</em>.&#8221; Mimpi tanpa rencana hanyalah angan-angan. Jadi bila sebuah mimpi &#8211;atau visi, keinginan dan harapan&#8211;  tidak dibarengi dengan suatu perencanaan untuk mencapainya, maka ia hanyalah sekadar angan-angan belaka.</p>
<p>Karenanya bermimpilah, rencanakanlah dan rebutlah takdir masa depan!</p>
<p><em>Mimpi adalah kunci<br />
Untuk kita menaklukkan dunia<br />
Berlarilah tanpa lelah<br />
Sampai engkau meraihnya &#8230;</em></p>
<p>(Nidji, Laskar Pelangi)<br />
<h3>Artikel Terkait</h3>
<ul class="related_post">
<li><a href="http://www.agusharian.com/ayo-menulis/film-laskar-pelangi-di-kepala-kita" title="Film Laskar Pelangi Di Kepala Kita">Film Laskar Pelangi Di Kepala Kita</a></li>
</ul>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~4/438258364" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agusharian.com/belajar-dari-petuah/merumuskan-mimpi/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.agusharian.com/belajar-dari-petuah/merumuskan-mimpi</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>10 Alasan Menulis Buku</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~3/443047466/10-alasan-menulis-buku</link>
		<comments>http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/10-alasan-menulis-buku#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 03:14:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harian</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Self-Publishing &middot; Buku]]></category>

		<category><![CDATA[Buku]]></category>

		<category><![CDATA[Menulis]]></category>

		<category><![CDATA[Self-Publishing]]></category>

		<category><![CDATA[stephen king]]></category>

		<category><![CDATA[workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agusharian.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Buku, kata Stephen King, adalah sihir unik yang bisa dibawa-bawa. Books are a uniquely portable magic. Bagi Anda yang suka baca buku mengapa tidak mulai berpikir untuk menulis buku Anda sendiri. Berikut saya petikkan dari makalah saya pada Self-Publishing Workshop di Surabaya awal bulan lalu, 10 alasan mengapa Anda perlu membuat buku Anda sendiri.
Anda perlu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-43" title="buku-tumpuk" src="http://www.agusharian.com/sa/wp-content/uploads/2008/09/buku-tumpuk.jpg" alt="" width="110" height="110" />Buku, kata Stephen King, adalah sihir unik yang bisa dibawa-bawa. <em>Books are a uniquely portable magic</em>. Bagi Anda yang suka baca buku mengapa tidak mulai berpikir untuk menulis buku Anda sendiri. Berikut saya petikkan dari makalah saya pada <a href="http://www.ayomenulis.com/selfpublishing/" target="_blank"><strong>Self-Publishing Workshop</strong></a> di Surabaya awal bulan lalu, 10 alasan mengapa Anda perlu membuat buku Anda sendiri.<span id="more-27"></span></p>
<p>Anda perlu membuat buku, karena buku adalah &#8230;</p>
<ol>
<li>Penyambung usia</li>
<li>Simpanan ilmu</li>
<li>Personal branding</li>
<li>Mahkota penulis</li>
<li>Cara belajar</li>
<li>Warisan abadi</li>
<li>Hadiah istimewa</li>
<li>Sarana penghasilan</li>
<li>Lambang prestise</li>
<li>Portofolio</li>
</ol>
<p>Cukup poin-poinnya saja ya. Kalau mau rincian lengkap ya &#8230; ikut workshopnya dong <img src='http://www.agusharian.com/sa/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .<br />
<h3>Artikel Terkait</h3>
<ul class="related_post">
<li><a href="http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/buku-lebih-laris-ebook-lebih-menguntungkan" title="Buku Lebih Laris, Ebook Lebih Menguntungkan">Buku Lebih Laris, Ebook Lebih Menguntungkan</a></li>
<li><a href="http://www.agusharian.com/ayo-menulis/menulis-setiap-hari" title="Menulis Setiap Hari">Menulis Setiap Hari</a></li>
</ul>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~4/443047466" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/10-alasan-menulis-buku/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/10-alasan-menulis-buku</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Menulis Setiap Hari</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~3/438258366/menulis-setiap-hari</link>
		<comments>http://www.agusharian.com/ayo-menulis/menulis-setiap-hari#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2008 01:54:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harian</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ayo Menulis]]></category>

		<category><![CDATA[kebiasaan]]></category>

		<category><![CDATA[life skill]]></category>

		<category><![CDATA[Menulis]]></category>

		<category><![CDATA[penulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agusharian.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[
Menulis setiap hari saya pikir adalah ide yang baik dan berguna. Apalagi jika bisa dilakukan sejak dini. Dari sinilah akan terbentuk kebiasaan menulis. Dan nantinya kebiasaan menulis itu akan menunjang kehidupan. Karena ia, menulis itu, adalah sebuah life skill. Suatu keterampilan yang akan meningkatkan nilai kehidupan, baik dalam konteks personal, sosial, profesional juga finansial. 
Hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-72" title="keyboard" src="http://www.agusharian.com/sa/wp-content/uploads/2008/09/keyboard.jpg" alt="" width="110" height="83" /><br />
Menulis setiap hari saya pikir adalah ide yang baik dan berguna. Apalagi jika bisa dilakukan sejak dini. Dari sinilah akan terbentuk kebiasaan menulis. Dan nantinya kebiasaan menulis itu akan menunjang kehidupan. Karena ia, menulis itu, adalah sebuah <em>life skill</em>. Suatu keterampilan yang akan meningkatkan nilai kehidupan, baik dalam konteks personal, sosial, profesional juga finansial. <span id="more-71"></span></p>
<p>Hal yang menarik dari menulis adalah ia dapat dipelajari sebagaimana belajar naik sepeda. Ini adalah soal pembiasaan. Dan kunci pembiasaan adalah lakukan terus menerus hingga bisa dan biasa. Lalu ia jadi kebiasaan. Tentu saja di tengah-tengah proses pembiasaan selalu ada rintangan yang membujuk untuk menyerah. Ada juga godaan untuk berhenti.</p>
<p>Jika Anda ingin bisa menulis. Ingin jadi penulis. Sebaiknya mulai sekarang Anda bertekad untuk menulis setiap hari. Pertama, bertekad. Kedua, menulis. Ketiga, setiap hari. Menulis apa? Apa saja yang Anda bisa. Okay?<br />
<h3>Artikel Terkait</h3>
<ul class="related_post">
<li><a href="http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/buku-lebih-laris-ebook-lebih-menguntungkan" title="Buku Lebih Laris, Ebook Lebih Menguntungkan">Buku Lebih Laris, Ebook Lebih Menguntungkan</a></li>
<li><a href="http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/10-alasan-menulis-buku" title="10 Alasan Menulis Buku">10 Alasan Menulis Buku</a></li>
<li><a href="http://www.agusharian.com/catatan-harian/mengapa-saya-jadi-blogger" title="Mengapa Saya Jadi Blogger?">Mengapa Saya Jadi Blogger?</a></li>
</ul>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~4/438258366" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agusharian.com/ayo-menulis/menulis-setiap-hari/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.agusharian.com/ayo-menulis/menulis-setiap-hari</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Film Laskar Pelangi Di Kepala Kita</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~3/438258367/film-laskar-pelangi-di-kepala-kita</link>
		<comments>http://www.agusharian.com/ayo-menulis/film-laskar-pelangi-di-kepala-kita#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 03:34:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harian</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ayo Menulis]]></category>

		<category><![CDATA[andrea hirata]]></category>

		<category><![CDATA[audio-visual]]></category>

		<category><![CDATA[ayat-ayat cinta]]></category>

		<category><![CDATA[film laskar pelangi]]></category>

		<category><![CDATA[habiburrahman el shirazy]]></category>

		<category><![CDATA[hanung bramantyo]]></category>

		<category><![CDATA[harry potter]]></category>

		<category><![CDATA[menulis novel]]></category>

		<category><![CDATA[riri riza]]></category>

		<category><![CDATA[teks]]></category>

		<category><![CDATA[theatre of mind]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agusharian.com/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[Laskar Pelangi, Ayat-Ayat Cinta dan tentu saja Harry Potter, adalah contoh terkini dari novel best seller yang kemudian diangkat ke layar lebar. Dan seperti novelnya, film Harry Potter dan Ayat-Ayat Cinta dibanjiri penonton dan membukukan pemasukan yang gemilang. Film Laskar Pelangi tengah membuktikan kesuksesan serupa. Namun, bagi sebagian pembaca novel Harry Potter, Ayat-Ayat Cinta dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-174" title="laskar-pelangi-the-movie" src="http://www.agusharian.com/sa/wp-content/uploads/2008/10/laskar-pelangi-the-movie.jpg" alt="" width="84" height="137" />Laskar Pelangi, Ayat-Ayat Cinta dan tentu saja Harry Potter, adalah contoh terkini dari novel <em>best seller</em> yang kemudian diangkat ke layar lebar. Dan seperti novelnya, film Harry Potter dan Ayat-Ayat Cinta dibanjiri penonton dan membukukan pemasukan yang gemilang. Film Laskar Pelangi tengah membuktikan kesuksesan serupa. Namun, bagi sebagian pembaca novel Harry Potter, Ayat-Ayat Cinta dan Laskar Pelangi, versi film dari novel-novel tersebut tidak seindah apa yang mereka rasakan kala membaca novel. Tapi, bagi saya ya memang pasti begitu.<span id="more-173"></span></p>
<p>Film merupakan media audio-visual yang komplit. Sedangkan novel adalah media teks semata. Jadi karakter jenis medianya saja sudah berbeda tentulah karakter media dimana kreativitas itu dituangkan juga akan berbeda pula. Jangkauan teks novel terbatas dibanding audio-visual film. Tapi inilah justru kelebihannya. Keterbatasan teks dapat memainkan pikiran pembacanya. Teks mampu membangun <em>theatre of mind</em>, sebuah panggung pertunjukan di kepala kita. Tepatnya di kepala masing-masing pembacanya.</p>
<p>Bila saya menulis &#8220;bunga&#8221;, belum tentu dalam kepala pembaca yang muncul adalah bunga melati. Jika saya menulis &#8220;taman itu dipenuhi bunga merah&#8221;, maka akan samakah gambaran taman, bunga dan merah yang ada dalam benak saya dengan Anda? Bagaimana pula jika saya menulis tak hanya sebuah kalimat, tapi ribuan paragraf yang mengisi ratusan halaman novel?</p>
<p>Maka saya sepakat dengan pendapat bahwa film Laskar Pelangi adalah filmnya Riri Riza sedangkan Novel Laskar Pelangi adalah novelnya Andrea hirata. Sama juga, film Ayat-Ayat Cinta bukanlah filmnya Habiburrahman El Shirazy, tapi ia filmnya Hanung Bramantyo. Karenanya Habiburrahman jadi kecewa dengan film Ayat-Ayat Cinta.</p>
<p>Membaca Laskar Pelangi berbeda dengan menontonnya. Karena di kepala masing-masing pembaca novel ada film mereka sendiri maka sebenarnya yang berbeda adalah film Laskar Pelanginya Riri Riza dengan film Laskar Pelangi di kepala saya dan Anda.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: right;">Bagi penulis cerita, <em>theatre of mind</em> di kepala pembaca akan lebih indah dan kaya bilamana deskripsi yang ia berikan terhindar dari detil yang tidak perlu. Menurut Anda, mana yang lebih imajinatif bagi pembaca. &#8220;Taman itu penuhi bunga&#8221; ataukah &#8220;taman berpagar bambu yang seluas lapangan bola itu dipenuhi bunga mawar merah darah pada bagian sisi-sisinya&#8221;?</p>
</blockquote>
<h3>Artikel Terkait</h3>
<ul class="related_post">
<li><a href="http://www.agusharian.com/belajar-dari-petuah/merumuskan-mimpi" title="Merumuskan Mimpi">Merumuskan Mimpi</a></li>
</ul>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~4/438258367" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agusharian.com/ayo-menulis/film-laskar-pelangi-di-kepala-kita/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.agusharian.com/ayo-menulis/film-laskar-pelangi-di-kepala-kita</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Mengapa Saya Jadi Blogger?</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~3/438258368/mengapa-saya-jadi-blogger</link>
		<comments>http://www.agusharian.com/catatan-harian/mengapa-saya-jadi-blogger#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 08:41:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harian</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>

		<category><![CDATA[Self-Publishing &middot; Blog]]></category>

		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>

		<category><![CDATA[blogger]]></category>

		<category><![CDATA[penerbit]]></category>

		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>

		<category><![CDATA[penulis]]></category>

		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusharian.com/sa/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Sejak kecil saya amat meminati buku. Karenanya hal-hal yang terkait dengan buku seperti menulis dan penerbitan menjadi cukup dekat dengan kehidupan saya. Kemudian tiga tahun yang lalu, saya menjadi begitu gandrung dengan ide menjadi pengusaha. Setelah beberapa kali gagal dan menemukan jalan buntu dalam merintis beberapa bisnis, keinginan berwirausaha yang menggebu-gebu mengantarkan saya pada ranah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-45" title="blogger" src="http://www.agusharian.com/sa/wp-content/uploads/2008/09/blogger.jpg" alt="" width="110" height="83" />Sejak kecil saya amat meminati buku. Karenanya hal-hal yang terkait dengan buku seperti menulis dan penerbitan menjadi cukup dekat dengan kehidupan saya. Kemudian tiga tahun yang lalu, saya menjadi begitu gandrung dengan ide menjadi pengusaha. Setelah beberapa kali gagal dan menemukan jalan buntu dalam merintis beberapa bisnis, keinginan berwirausaha yang menggebu-gebu mengantarkan saya pada ranah online. Setahun belakangan saya cukup intensif mempelajari dan mencoba internet sebagai sarana pengembangan bisnis yang cukup menjanjikan. Akhirnya, sayapun jadi blogger. Ini cara yang tepat untuk menjadi penulis, penerbit dan pengusaha sekaligus. Kenapa?<span id="more-18"></span></p>
<p>Menjadi blogger dan menjalani blogging secara otomatis membuat saya menjadi penulis sekalian penerbit. Aktivitas ngeblog tak lain adalah menulis itu sendiri. Sedangkan blog merupakan media penerbitan personal. Memiliki blog sama artinya dengan memiliki media massa lain seperti koran, majalah, tabloid dan lainnya. So, blogger itu ya penulis ya penerbit.</p>
<p>Pada perkembangannya, sebagaimana media lainnya, blog memungkinkan sang pemilik untuk melakukan aktivitas bisnis. Mulai dari menyediakan space di blog untuk pemasangan iklan bagi pihak ketiga (pebisnis lain/pemasang iklan), menjadikan blog sebagai sarana komunikasi bisnis dan <em>customer service</em> bagi bisnis offline, hingga blog sebagai toko online yang melayani pembeli secara langsung, secara online. Bahkan dari sisi kemudahan, kecepatan dan biaya yang begitu murah, media online ini tidak tertandingi.</p>
<p>Sisi bisnis dari sebuah blog semakin menarik ketika infrastruktur bisnis online ini semakin lama semakin lengkap. Juga infrastruktur di lokal Indonesia mulai menggeliat. Seperti bisnis konvensional yang semakin bergairah dengan dibangunnya infrastruktur seperti jalan, jembatan, angkutan dan lainnya, demikian pula bisnis online.</p>
<p>Nah jika Anda juga bercita-cita menjadi penulis, penerbit dan juga pengusaha, jadilah BLOGGER! Suer!<br />
<h3>Artikel Terkait</h3>
<ul class="related_post">
<li><a href="http://www.agusharian.com/self-publishing-buku/buku-lebih-laris-ebook-lebih-menguntungkan" title="Buku Lebih Laris, Ebook Lebih Menguntungkan">Buku Lebih Laris, Ebook Lebih Menguntungkan</a></li>
<li><a href="http://www.agusharian.com/ayo-menulis/menulis-setiap-hari" title="Menulis Setiap Hari">Menulis Setiap Hari</a></li>
</ul>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~4/438258368" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agusharian.com/catatan-harian/mengapa-saya-jadi-blogger/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.agusharian.com/catatan-harian/mengapa-saya-jadi-blogger</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Lahir Kembali Ngeblog Kembali</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~3/438258370/lahir-kembali-ngeblog-kembali</link>
		<comments>http://www.agusharian.com/catatan-harian/lahir-kembali-ngeblog-kembali#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 21:47:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harian</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>

		<category><![CDATA[mohon maaf lahir dan batin]]></category>

		<category><![CDATA[ngeblog]]></category>

		<category><![CDATA[taqobbalallahu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.agusharian.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Pertama, saya ucapkan Taqobbalallahu Minnaa Wa Minkum bagi para Alumni Ramadhan 1429 H. Ja&#8217;alanallahu wa iyyakum minal &#8216;aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah menerima amal ibadah kita di bulan Ramadhan lalu. Menjadikan kita sebagai orang-orang yang kembali pada kesucian fithrah dan bergabung bersama hamba-Nya yang bertaqwa. Amin. Kedua, setelah sepekan lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.agusharian.com/sa/wp-content/uploads/2008/10/ketupat.jpeg"><img class="alignnone size-medium wp-image-148" title="ketupat" src="http://www.agusharian.com/sa/wp-content/uploads/2008/10/ketupat.jpeg" alt="" width="73" height="98" /></a>Pertama, saya ucapkan <a href="http://penamuslim.wordpress.com/2008/09/30/taqobbalallahu-minna-wa-minkum/" target="_blank">Taqobbalallahu Minnaa Wa Minkum</a> bagi para Alumni Ramadhan 1429 H. Ja&#8217;alanallahu wa iyyakum minal &#8216;aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah menerima amal ibadah kita di bulan Ramadhan lalu. Menjadikan kita sebagai orang-orang yang kembali pada kesucian fithrah dan bergabung bersama hamba-Nya yang bertaqwa. Amin. Kedua, setelah sepekan lebih tidak ngeblog, maka mulai hari ini ngeblog diaktifkan kembali <img src='http://www.agusharian.com/sa/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .<span id="more-147"></span>Tunggu artikel berikutnya yah &#8230;<br />
<h3>Artikel Terkait</h3>
<ul class="related_post">
<li><a href="http://www.agusharian.com/catatan-harian/hello-world" title="New Kid On The Blog">New Kid On The Blog</a></li>
</ul>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~4/438258370" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agusharian.com/catatan-harian/lahir-kembali-ngeblog-kembali/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.agusharian.com/catatan-harian/lahir-kembali-ngeblog-kembali</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>New Kid On The Blog</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~3/442945182/hello-world</link>
		<comments>http://www.agusharian.com/catatan-harian/hello-world#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 03:53:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Harian</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Catatan Harian]]></category>

		<category><![CDATA[ngeblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agusharian.com/sa/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Biarpun saya sudah setahunan ini kenal blog, bahkan membikin blog dah jadi hobi (ngisinya sih ngga  ) dan membuatkan blog untuk beberapa teman, saya tetaplah seorang pemula di dunia blog ini. Buktinya: saya baru saat ini membuat blog personal. Akhirnya.
Baiklah, selamat berkunjung di blog ini. Terima kasih. Oya, silakan urun komentar ya &#8230;
Artikel Terkait

Lahir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-47" title="blogging" src="http://www.agusharian.com/sa/wp-content/uploads/2008/09/blogging.jpg" alt="" width="110" height="72" />Biarpun saya sudah setahunan ini kenal blog, bahkan membikin blog dah jadi hobi (ngisinya sih ngga <img src='http://www.agusharian.com/sa/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ) dan membuatkan blog untuk beberapa teman, saya tetaplah seorang pemula di dunia blog ini. Buktinya: saya baru saat ini membuat blog personal. Akhirnya.</p>
<p>Baiklah, selamat berkunjung di blog ini. Terima kasih. Oya, silakan urun komentar ya &#8230;<br />
<h3>Artikel Terkait</h3>
<ul class="related_post">
<li><a href="http://www.agusharian.com/catatan-harian/lahir-kembali-ngeblog-kembali" title="Lahir Kembali Ngeblog Kembali">Lahir Kembali Ngeblog Kembali</a></li>
</ul>
<img src="http://feeds.feedburner.com/~r/AgusHarian/~4/442945182" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.agusharian.com/catatan-harian/hello-world/feed</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.agusharian.com/catatan-harian/hello-world</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>
